BARIKADE WARNA
Serpihan pelangi
Diantaranya
Seorang dengan batu hitam
Sebongkah di pergelangan tangannya
Memilih warna yang tiada
Oleh kelam hancur
Kuning menuju
Menyusupi batu yang memandangnya dengan sinis
Lalu ke tempat ia bermuara, ya
Melesat, terduduk
Biru menebarkan senyuman yang menggelikan
Terhenti melihat merahnya bola di hadapnya
Bola berpermukaan meluncur
Jingga, nila, ungu bergandengan tangan
“semoga kita bisa meleburnya”
Dalam sejuk dan dingin bergantian
Merah menyilaukan pandangan
Angkuh berjalan ke segala arah
Dan
Sang hitam tak mau menengadah
Dengan tenang,puith berdamai
Tak ia temukan apapun!
Selain batu yang tersenyum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar